UGM Bersama Mitra Kesehatan Rumah Sakit Bali Mandara Bali, Gelar Penutupan Studi Vaksin Rotavirus CVIA 111
Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bersama RSUD Bali Mandara, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, serta lima puskesmas di Kota Denpasar melaksanakan agenda Penutupan Studi CVIA 111 pada Selasa, 14 April 2026 di Aula RSUD Bali Mandara, Denpasar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penghentian Studi CVIA 111. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi sekaligus evaluasi bersama seluruh mitra yang terlibat dalam pelaksanaan studi vaksin rotavirus di Indonesia.
Studi CVIA 111 merupakan penelitian fase 2 dengan metode observer-blind dan randomized yang bertujuan mengevaluasi keamanan serta imunogenisitas vaksin rotavirus ROTAVAC dan RV3-BB pada bayi sehat di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, studi ini melibatkan berbagai institusi kesehatan di Kota Denpasar, mulai dari RSUD Bali Mandara, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, hingga lima puskesmas mitra penelitian. Penutupan studi dilakukan sebagai bagian dari proses administratif, ilmiah, dan koordinatif setelah terminasi studi diputuskan.

Sesi Pembukaan dan Sambutan
Kegiatan penutupan studi berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB dengan rangkaian agenda yang mencakup persiapan, sambutan pembukaan, pemaparan kronologi terminasi studi, diskusi tindak lanjut, hingga penutupan dan foto bersama. Sambutan disampaikan oleh perwakilan RSUD Bali Mandara, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dan Center PKKA-PRO FK-KMK UGM. Pada sesi utama, tim peneliti memaparkan proses persiapan studi yang telah dilaksanakan serta berbagai tahapan penghentian studi yang dilakukan secara terstruktur dan sesuai prosedur.

Sesi Pembukaan dan Sambutan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tenaga kesehatan dari berbagai institusi. Dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar hadir Kepala Dinas Kesehatan dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes serta Kepala P2P Dinas Kesehatan Kota Denpasar I Nyoman Dana, SKM, M.Kes. Sementara dari RSUD Bali Mandara hadir Direktur RSUD Bali Mandara dr. I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, M.Kes bersama jajaran pimpinan rumah sakit, komite etik penelitian, koordinator laboratorium, perawat, farmasi, serta bidan penelitian. Perwakilan lima puskesmas yang terlibat juga turut hadir dalam agenda tersebut.
Tim Penutupan Studi CVIA 111 dari PKKA-PRO FK-KMK UGM dipimpin oleh Prof. dr. Jarir At Thobari, DPharm, Ph.D bersama Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes, Sp.MK, Dr. dr. Agung Wiwiek Indrayani, M.Kes, dr. Brigitta Beata Pradhaningtyas, dan apt. Sarah Ulfa, MPH selaku narahubung kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kontribusi para mitra selama proses penelitian berlangsung, termasuk dukungan dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Denpasar.

Sesi Foto Bersama dan Penyerahan Plakat serta Sertifikat Penelitian
Kolaborasi lintas institusi dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak, penguatan sistem penelitian kesehatan, serta kemitraan strategis dalam bidang kesehatan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being dan SDG 17: Partnerships for the Goals. Melalui forum penutupan studi ini, para mitra berharap sinergi antarinstansi dalam pengembangan riset kesehatan anak dapat terus diperkuat demi mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.
Penulis : Brigitta Beata Pradhaningtyas, Dhimas Sholikhul Huda.











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!