, ,

Penguatan Kualitas Surveilans Rotavirus di Donggala melalui SDV dan SMV oleh UGM Berbasis Kolaborasi Berkelanjutan

Kegiatan Source Document Verification (SDV) on Site dan Site Monitoring Visit (SMV) dilaksanakan pada 17–18 April 2026 di RSUD Kabelota Donggala sebagai bagian dari studi The Surveillance of Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) among Hospitalized Children Under Five Years of Age and the Effectiveness of Rotavirus Vaccine in Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada guna memastikan kesiapan dan kelayakan rumah sakit sebagai lokasi penelitian, sekaligus menjamin mutu pelaksanaan studi secara ilmiah dan etis dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional.

SDV dan SMV merupakan tahapan krusial dalam penelitian klinis yang berfokus pada evaluasi kepatuhan terhadap prinsip Good Clinical Practice (GCP) dan standar operasional prosedur (SOP). Proses ini mencakup verifikasi dokumen partisipan dengan rekam medis, pengecekan kelengkapan Investigator Site File (ISF), serta penilaian fasilitas seperti ruang data dan laboratorium. Selain itu, kegiatan ini juga menilai kesiapan sumber daya manusia dan pemahaman tim terhadap protokol penelitian, sehingga integritas data dan keselamatan subjek penelitian, khususnya anak-anak, dapat terjaga secara optimal.

Sesi Pembukaan dan sambutan

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari RSUD Kabelota Donggala, di antaranya Direktur dr. Erwin Kartika Putra Baharudin, jajaran manajemen seperti Hario Abi Kusumo, Nurhayati, dan Sitti Nurgamar, serta tim pelayanan dan penunjang medis. Tim peneliti dipimpin oleh dr. Ummy Qalsum sebagai Site Investigator, didukung oleh tenaga kesehatan seperti Indriani (koordinator perawat), Handayani (koordinator laboratorium), Reli Paseru (kepala instalasi rekam medis), serta para perawat peneliti dan enumerator. Dari unsur pemerintah daerah, kegiatan ini turut melibatkan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Palu yaitu Fitriani sebagai programmer imunisasi.

Sesi Pengecekan Dokumen

Sementara itu, tim monitoring dari PKKA-PRO UGM terdiri dari Prof. Jarir At Thobari sebagai bagian dari study team, Febrianti Tri Puspitasari sebagai monitor, serta Amira Nada Fatikha dan Amirah Rahmawati sebagai asisten peneliti. Keterlibatan lintas institusi ini mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), di mana kolaborasi antara akademisi, rumah sakit, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam keberhasilan penelitian kesehatan masyarakat.

Pemaparan Progres Penelitian

Rangkaian kegiatan pada 18 April 2026 dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan monitoring menyeluruh terhadap dokumen dan fasilitas penelitian. Tim melakukan pengecekan ISF, Laboratory Site File (LSF), serta dokumen partisipan sebanyak 27 identitas, termasuk verifikasi temuan SDV. Selain itu, dilakukan pengecekan logistik, ruang data, serta fasilitas laboratorium untuk memastikan kesiapan infrastruktur penelitian. Upaya ini sejalan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam memperkuat sistem penelitian berbasis fasilitas yang memadai.

Pemaparan Hasil Temuan SMV

Selama kegiatan berlangsung, tim juga mengevaluasi kelengkapan dokumen penting seperti Delegation Log, Master Partisipan File (MPF), SOP, serta sistem kalibrasi alat dan pengendalian lingkungan laboratorium. Diskusi interaktif menjadi ruang pembelajaran bagi seluruh tim, sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan peneliti. Secara keseluruhan, kegiatan ini juga mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan memastikan penelitian yang berkualitas dalam upaya pengendalian penyakit rotavirus pada anak di Indonesia.

Penulis : Febrianti Tri Puspitasari, Dhimas Sholikhul Huda.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *